Salah satu teori mengenai tipe kepribadian manusia berasal dari Socrates yang membagi berdasar cairan tubuh yang dominan. Pembagian tipe kepribadian tersebut adalah sebagai berikut:
1. Sanguinis
2. Melankolis
3. Kholeris
4. Phlegmatis
1. SANGUINIS (SANGUINE)
Orang yang selalu banyak darah di dalam tubuhnya, disebut orang sanguinisi. Sifat orang itu disebut sanguinis, yaitu: lincah, selalu riang, wajahnya selalu berseri-seri, optimis, mudah tersenyum, kepribadian menarik, suka bicara, rasa humor yang hebat, periang, penuh semangat, rasa ingin tahu, selalu ceria, berjiwa kekenak-kanakan. Dalam pekerjaan biasanya kreatif meski hasilnya hanya baik di permukaannya saja. Jika sebagai teman, sosok sanguinis mudah berteman, suka dipuji, tidak pendendam dan cepat minta maaf. Kadang kala tipe sanguinis terlalu berbicara banyak, mementingkan diri sendiri, mudah pelupa, tidak tertib, tidak tampak dewasa dan sering menyela. Orang sanguinis adalah orang yang populer. Suka cerita, banyak omong, dan selalu menjadi pusat perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Orang sanguinis gampang bergaul dan mudah berteman.
Salah satu kelemahannya adalah sifatnya yang moody, atau tergantung suasana hati. Kadang ia cepat gembira, namun tiba-tiba menangis, atau sebaliknya. Profesi yang berkutat di bidang entertainment/hiburan biasanya diwarnai dengan orang - orang yang bertipe sanguinis.
2. KOLERIS (CHOLERIC)
Orang yang terlalu banyak empedu kuning (chole) di dalam tubuhnya yang paling berpengaruh, disebut cholerisi. Sifatnya disebut choleris yaitu garang, lekas marah, mudah tersinggung, berbakat memimpin, tidak emosional dalam bertindak, tidak mudah patah semangat dan selalu yakin bisa menjalankan apa saja. Dalam pekerjaan tipe koleris berorientasi pada target, mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat bertindak, dan terpacu karena saingannya. Tipe ini juga tidak terlalu memerlukan teman, mau memimpin, dan unggul dalam keadaan darurat. Kelemahan orang yang bertipe koleris, menganggap orang lain yang salah, terlalu bekerja keras, dan tidak tau cara bagaimana menangani orang lain. Orang ini besar dan kuat tubuhnya, penarik darah, sukar mengendalikan diri. Orang kholeris adalah orang yang mempunyai jiwa kepemimpinan, punya wibawa, punya kemauan kuat, serta biasanya gampang menyuruh-nyuruh orang lain.
Salah satu kelemahannya tidak semua orang mau disuruh-suruh. Orang yang menjadi pemimpin/manajer biasanya bertipe kholeris.
3. MELANKOLIS
Orang yang terlalu banyak empedu hitam (melanchole) di dalam tubuhnya yang lebih berpengaruh, disebut melancholerisi. Sifatnya disebut melancholis, yaitu: takut-takut, pesimis, selalu khawatir, serius, tekun, berbakat, cenderung jenius, menghargai keindahan, perasa, suka berkorban dan penuh kesadaran. Dalam pekerjaan tipe melankolis yaitu tertib, gigih dan cermat, mendapat pemecahan kreatif, dan menyukai diagram, grafik, bagan dan sejenisnya. Dalam berteman tipe melankolis yaitu menghindari perhatian, mau mendengarkan keluhan, bisa memecahkan masalah orang lain, terharu oleh belas kasihan dan memperhatikan oranglain. Sayangnya, tipe ini mudah tertekan, punya citra diri rendah, dan kadangkala mengajukan tuntutan yang tidak realistis pada orang lain. Orang-orang dengan tipe ini selalu bersikap murung dan mudah menaruh perasangka (curiga).Orang melankolis adalah orang yang perfeksionis. Suka akan hal-hal yang detil dan membutuhkan ketelitian.
Salah satu kelemahan orang melankolis adalah karena sifatnya yang terlalu perfeksionis, kadang-kadang suka menunda-nunda pekerjaan sampai terciptanya suasana yang sempurna. Orang yang bekerja di bidang penelitian/riset biasanya bertipe melankolis.
4. PHLEGMATIS
Orang yang terlalu banyak lendir atau lendis (flegma) di dalam tubuhnya yang paling berpengaruh disebut orang flegmentisi. Sifatnya disebut fragmatis. Yaitu tenang, bersikap dingin, sabar, rendah hati, santai, menyembunyikan emosi dan di dalam pekerjaan, mereka mudah sepakat, dan cenderung menghindari konflik. Phelegmatis biasanya mudah diajak bergaul, menyenangkan, dan bisa menjadi pendengar yang baik. Meski dalam kelemahannya, mereka cenderung tampak tidak berpendirian, tampak malas, dan sepertinya mereka tidak pernah ada masalah, padahal setiap manusia pasti pernah memiliki masalah yang berat. Orang ini pembawaannya tenang, pemalas, pesimis, dan wajahnya selalu pucat. Orang phlegmatis adalah orang yang cinta damai. Sifatnya mengalah, tidak mau terlibat dalam perdebatan.
Salah satu kelemahannya antara lain karena terlihat lemah, kadang-kadang dipermainkan oleh orang lain. Orang phlegmatis biasanya ada di profesi-profesi yang tidak banyak konflik.
Pembagian tipe kepribadian berdasarkan cairan tubuh di atas, pada dasarnya bersifat sangat umum. Banyak orang yang mempunyai sifat gabungan dari tipe-tipe yang ada. Yang jelas dengan mengenali kepribadian sendiri, dapat membantu menentukan cita-cita/rencana hidup selanjutnya. Yang jelas nobody's perfect, tidak ada orang yang sempurna. Masing-masing orang sudah dikaruniai Tuhan kelebihan dan kekurangan.

